Doktrin itu pula yang menjadi landasan gerakan politik kaum Zionis Ortodoks untuk memasukan kepentingan politisnya dalam perumusan kebijakan dan politik luar negeri Israel untuk menginvasi Palestina. Soeharto. Tujuan penelitian ini adalah (1) melakukan identifikasi peran militer di Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto secara urktum dan (2) secara spesifik melakukan analisis terhadap peran militer dalam perumusan politik luar negeri semasa rezim Soeharto. Negara Indonesia sangat menentang terjadinya kolonialisme dan imperialism, hal ini sebagaimana telah telah ditegaskan oleh para pemimpin bangsa sejak diraihnya kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pengalaman masa penjajahan kurang lebih 350 tahun telah mengajarkan kepada bangsa Indonesia akan pahitnya hidup di bawah kolonisasi bangsa lain. Dalam laporan FAO awal Juni lalu disebutkan bahwa ancaman krisis pangan dunia tahun ini akan semakin mengkhawatirkan karena krisis Ukraina-Rusia. Ekspor minyak dan gas telah membantu mengangkat keterpurukan ekonomi Rusia dari krisis. Oleh sebab itu perlu dibangkitkan oleh Kementerian Luar Negeri mengenai pentingnya diplomasi ekonomi bagi kalangan diplomat Indonesia di negara-negara tertentu. Demonstrasi oleh masyarakat Syiah Iran berlangsung ricuh dan berakhir dengan penyerangan kantor kedutaan besar Arab Saudi di Teheran. Memang, hanya melirik kedua kata tersebut membuat banyak dari kita berasumsi bahwa itu berarti satu dan sama.

Dua kebijakan tersebut merupakan strategi konfrontasi Arab Saudi terhadap Republik Iran. Eksekusi mati Arab Saudi terhadap tokoh Syiah, Nimr al-Nimr pada 2 Januari 2016 berdampak pada demonstrasi masal di Teheran, Iran. Globalisasi bisa berdampak terhadap majunya di bidang perekonomian melalui perdagangan, penanaman modal, pengalihan teknnologi, dll. Politik mercusuar yang dicetuskan Presiden Soekarno melalui olahraga bertujuan untuk membentuk mental dan jiwa kompetisi rakyat khususnya olahragawan Indonesia, memupuk persahabatan antar negara-negara didunia serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui bidang olahraga. Melalui bidang olahraga, Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan untuk mendirikan kompetisi GANEFO untuk menandingi kompetisi olahraga buatan IOC. Asian Games juga menjadi wujud politik mercusuar yang digalakkan Presiden Soekarno melalui pembangunan proyek Asian Games. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Muatan politik dalam pelaksanaan Asian Games IV tahun 1962 yaitu mengangkat harkat dan martabat Indonesia, menumbuhkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia serta meningkatkan prestise Indonesia didunia sehingga Indonesia tidak lagi diremehkan. Sementara faktor eksternal meliputi ketergantungan dengan negara lain dan anarki dalam sistem internasional.

Faktor internal meliputi kepribadian dan kepercayaan, organisasi pemerintah, kelompok kepentingan, dan respon publik. Keterlibatan militer dalam politik Iuar negeri masa pemerintahan Soeharto dilakukan baik oleh institusi resmi yang berkaitan langsung dengan militer terutama Departemen Pertahanan dan Keamanan, Panglima ABRI, dan intelejen, maupun kelompok kepentingan yang berafiliasi dengan militer terutama CSIS. Masa pemerintahan Soeharto keterlibatan militer dalam kehidupan politik demikian dominan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis historis melalui kritik intern dan kritik ekstern melalui pendekatan teori ilmu sosial. Dengan demikian, negara Indonesia tidak dapat dipengaruhi kebijakan politik luar negeri negara lain.Sejauh ini sudah jelas bahwa Politik luar negeri Indonesia merupakan penjabaran dari kepentingan nasional, tujuan nasional, dan cita-cita nasional. Gerakan Zionis adalah gerakan nasional kaum Yahudi yang merupakan suatu gerakan yang mendorong untuk berdiaspora kembali pada tanah Palestina. Motivasi dan peran serta ABRI pada umumnya, TNI-AD pada khusunya, dalam penyelesaian konfrontasi Indonesia – Malaysia ialah untuk membantu pemerintah Indonesia mencari jalan keluar dari konfrontasi secara terhormat dan tanpa perlu menyudutkan pemerintahan dalam posisi nasional dan Internasional yang sulit. Meskipun pidato tersebut membawa pesan positif dalam hal politik luar negeri Indonesia, implementasi yang dijalankan pemerintah Indonesia tidak sebaik gagasan ideal yang ingin dicapai.

Dari analisis yang dilakukan penulis menemukan adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kebijakan tersebut. Hasil dan pembahasan diperoleh bahwa menjelang sampai munculnya Orde Baru secara internal (ekonomi, sosial, dan politik) mengalami kekacauan. Hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi baik internal dan eksternal menjelang munculnya Orde Baru. Tiga esensi tersebut yang nantinya akan membentuk suatu interaksi dalam suatu kesatuan dan menjalankan suatu sistem hubungan internasional. Walaupun demikian dalam suatu pemerintahan selalu mengalami hambatan dan memperoleh keberhasilannya. Adegium terkenal dari Goebbels ialah menyebarkan kebohongan melalui media sebanyak dan sesering mungkin, sehingga menjadi kebenaran. Disamping itu, sosial media juga digunakan untuk berinteraksi secara langsung guna menjalin hubungan dengan pendengar sehingga mampu mengetahui apa yang diinginkan oleh endengar dan apa yang telah tersampaikan kepada pendengar. Sebagaimana yang telah didoktrinkan oleh Theodore Herzl bagi kaum Yahudi yang tersebar diseluruh dunia untuk kembali bersatu membentuk sebuah negara-bangsa dengan Palestina sebagai tanah air atau wilayah kaum Yahudi dengan Yerusalem Timur (Al-Quds) sebagai ibukota negaranya. Seruan atau doktrin Theodore Herzl ini merupakan awal dari konflik Israel – Palestina yang meyakinkan bahwa tanah Palestina merupakan tanah yang pernah ditinggali oleh nenek moyang bangsa Yahudi.