Kesalahan di Indonesia politik masih tumpang tindih dan politik dipegang bukan oleh orang yang bukan bidangnya, sehingga hanya memikirkan keuntungan bukan kesejahteraan. Dengan pendidikan politik, maka politik tidak menjadi tumpang tindih. Oleh karena itu, urgensi pendidikan politik di Indonesia saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi apalagi menunda sampai banyak korban berjatuhan akibat penerapan budaya politik yang tidak sehat. Namun, dalam konteks politik (luar negeri), budaya Jawa sejauh ini agaknya cukup besar pengaruhnya. Saat ini diakui atau tidak orientasi politik bangsa Indonesia masih berorientasi ke arah barat khususnya Amerika ataupun negara maju lainya seperti Cina, bangsa kita belum berani dan percaya diri untuk menerapkan budaya politik sendiri. Bila dikaitkan dengan isu kekinian seputar pemilu hingga sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), pro dan kontra mengenai dapur redaksi atau newsroom media massa masih menjadi salah satu titik perhatian publik. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Hal ini menyebabkan timbulnya sikap apatisme di masyarakat, sehingga mereka terjatuh kedalam jurang kehidupan yang pragmatis, hedonis, malas, bahkan banyak pula yang dijadikan sebagai masa bayaran untuk menjatuhkan salah satu kubu lawan politik. Selain itu banyak politikus yang terjerumus kedalam prilaku-prilaku yang tidak terpuji menyangkut harta negara ( korupsi ), baik ditataran eksekutif, legislatif bahkan yudikatif.

Belum lagi jika masalah politik dikaitkan dengan segala persoalan ekonomi yang turut memengaruhi produktivitas bisnis perusahaan. Dengan demikian, pengertian Politik Luar Negeri Indonesia adalah kebijakan, sikap, dan langkah Pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain, organisasi internasional, dan subyek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. Pada bulan Juli tahun 2001 negara yang tergabung dalam negara G-8 sepakat untuk memberlakukan pasar bebas. Dalam buku yang merupakan hasil disertasinya saat menyelesaikan pendidikan doktor tahun 2013 pada program studi Media and Cultural Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini, Herbud, panggilan akrab dari Heri Budianto “membongkar rahasia” newsroomtiga media cetak nasional yang cukup berpengaruh tersebut. Ingat, dalam kasus itu melibatkan kontestan partai politik, aktor-aktor politik atau politikus yang bersinggungan dengan isi pemberitaan tiga media nasional tersebut. Dalam bukunya, tentu saja dosen di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta ini fokus pada kasus Bank Century. Sejumlah peristiwa politik, perilaku elite politik, dan partai politik yang buruk adalah kenyataan politik Indonesia.

Kasus Bank Century masuk ke ranah politik dan merupakan peristiwa politik yang selalu menarik perhatian media massa sebagai bahan liputan. KPK Beri Kode akan Ada Tersangka Baru Kasus Bank Century di 2019. Itulah beberapa judul berita tentang kasus korupsi Bank Cenurty. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1990 Tentang Hubungan Luar Negeri. Politik Luar Negeri Indonesia Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan, bahwa Politik Luar Negeri Negara Republik Indonesia menganut prinsip bebas aktif yang diabdikan untuk kepentingan nasional. Kunjungan presiden kita ini justru mau mengatakan kepada dunia luar bahwa Indonesia telah lama bangkit, Ir. Politik luar negeri pada masa Demokrasi Terpimpin ditandai dengan usaha keras Presiden Soekarno membuat Indonesia semakin dikenal di dunia internasional melalui beragam konferensi internasional yang diadakan maupun diikuti Indonesia. Dalam kaitan pendidikan politik ini, A. Kosasih Djahiri (1995 :18) menyatakan bahwa “Pendidikan politik adalah pendidikan atau bimbingan, pembinaan warga negara suatu negara untuk memahami mencintai dan memiliki rasa keterikatan diri (sense of belonging) yang tinggi terhadap bangsa negara dan seluruh perangkat sistem maupun kelembagaan yang ada”. Mulai euforia kemenangan Amerika Serikat oleh Amitai Etzioni, Optimisme terhadap Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), optimisme terhadap globalisasi dan kerjasama ekonomi, hingga pada pesimisme yang secara umum memprediksi bahwa setelah Perang Dingin berakhir, kondisi anarki yang chaotislah yang muncul.

Hubungan perdagangan energi dapat berperan sebagai sarana memperkuat jalinan persekutuan antarnegara-negara yang bertransaksi dan sekaligus dapat digunakan sebagai alat “ancaman“ secara halus. Akan tetapi dalam posisi NKRI yang tidak memihak pada bangsa dan blok manapun bukan berarti Indonesia membentuk sebuah blok besar yang akan menguasai dunia. Dengan demikian pendidikan politik berupaya merubah warga negara agar dapat memiliki kesadaran politik, memahami dan memiliki rasa keterikatan diri yang tinggi terhadap bangsa negara dan seluruh perangkat sistem maupun kelembagaan yang ada. Selain itu, mereka akan aktif dalam usaha mendinamisir dan merenovasi lembaga masyarakat beserta system politiknya maka terciptalah warga negara yang baik dan pintar (good and smart cityzenship). Efeknya adalah semakin banyak masyarakat Makkah termasuk petinggi Quraish serta para panglima militer yang bergabung ke Madinah dan menjadi Muslim, seperti panglima perang Khalid bin Al-Walid, diplomat ulung Quraish, Amr bin al-Ash. Langkah agresif tersebut terus dilakukan Indonesia, meskipun mendapat seruan dari Tiongkok agar Indonesia membatalkan rencana pergantian nama kawasan perairan LTS dan mengurangi konfrontasi militer di wilayah tersebut. Lelaki kelahiran Bengkulu, 2 September 1974, itu menuliskan kasus tersebut.